TINGKAT LITERASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA SISWA SMA/SMK DI KECAMATAN ABIANSEMAL, BADUNG, BALI
DOI:
https://doi.org/10.24843/ACH.2026.v13.i01.p23Keywords:
Remaja, Kesehatan Reproduksi, Literasi Kesehatan ReproduksiAbstract
Remaja seringkali dihadapi dengan permasalahan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui
tingkat literasi kesehatan reproduksi remaja pada siswa SMA/SMK di Kecamatan Abiansemal, Badung
menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Pengambilan sampel menggunakan
Stratified Random Sampling sebanyak 130 responden pada bulan Maret-April. Data diperoleh melalui lembar
kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Responden penelitian yaitu remaja (16-19 tahun) tingkat SMA/SMK di
Kecamatan Abiansemal, Badung. Hasil menunjukkan 57.69% responden memiliki tingkat literasi kesehatan
reproduksi kurang. Remaja tidak mendapatkan dukungan orang tua memiliki tingkat literasi kesehatan reproduksi
kurang (61.33%) dan literasi baik (58.18%). Mayoritas remaja yang mendapatkan dukungan dari guru memiliki
literasi kurang (53.97%), mayoritas yang mendapat dukungan dari teman sebaya memiliki literasi baik (51.19%).
Remaja tidak mendapat dukungan dari petugas kesehatan memiliki literasi baik (52.63%) dan kurang (61.11%).
Perlu adanya edukasi intensif dari Dinas Kesehatan melalui puskesmas untuk meningkatkan literasi kesehatan
reproduksi remaja. Kolaborasi dengan BKKBN dapat memfasilitasi pembentukan PIK-KRR di sekolah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Archive of Community Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.