GAMBARAN PERILAKU DAN PERSEPSI PENGGUNAAN KONTEN AUTONOMOUS SENSORY MERIDIAN RESPONSE PADA DEWASA MUDA DI KOTA DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.24843/ACH.2026.v13.i01.p15Kata Kunci:
utonomous Sensory Meridian Response, dewasa muda, Kota Denpasar, kesehatan mental, Health Belief ModelAbstrak
Meningkatnya gejala gangguan kesehatan mental telah menjadi masalah global dalam beberapa tahun terakhir
secara khusus pada dewasa muda. Seiring dengan kemajuan teknologi, konten ASMR yang saat ini populer
digunakan karena memiliki banyak manfaat salah satunya untuk mengatasi masalah kesehatan mental. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku dan persepsi dalam penggunaan konten ASMR pada dewasa
muda di Kota Denpasar, Bali. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan studi cross
sectional menggunakan data primer hasil survei online. Sampel penelitian berjumlah 150 dewasa muda yang
diambil dengan metode non random sampling, convenience sampling dan consecutive sampling. Penelitian
dilakukan pada bulan Februari 2024-Maret 2024. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa 71,33% dewasa muda di Kota Denpasar menggunakan konten ASMR, 20%
dewasa muda mengakses konten ASMR setiap hari, 50,5% dewasa muda menyukai konten audiovisual, 33,70%
dewasa muda menyukai konten ASMR makan, dan sebanyak 73,8% mengakses konten ASMR saat waktu luang.
Sebanyak 77,33% dewasa muda di Kota Denpasar memiliki persepsi baik terhadap manfaat konten ASMR. Oleh
karena itu, praktisi kesehatan perlu mempertimbangkan ASMR sebagai alat untuk meningkatkan kondisi
psikologis, perlunya perhatian terhadap potensi dampak negatif seperti kecanduan, dan penelitian lebih lanjut
dapat dilakukan dengan memperluas rentang usia ataupun wilayah.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Archive of Community Health

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.