Distribusi Karbohidrat pada Esofagus dan Tembolok Ayam Kampung (Gallus gallus domesticus) dan Itik Muskovi (Cairina moschata)
DOI:
https://doi.org/10.19087/Keywords:
ayam kampung, esofagus (kerongkongan), histokimia, itik muskovi, karbohidrat, tembolokAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi karbohidrat asam (KA) dan karbohidrat netral (KN) pada organ esofagus atau kerongkongan dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi. Penelitian menggunakan organ esofagus dan tembolok yang berasal dari ayam kampung dan itik muskovi jantan dewasa, masing-masing tiga organ. Sampel kedua organ tersebut difiksasi dalam larutan neutral buffered formalin 10% dan diproses menjadi preparat histologi. Deteksi distribusi KA menggunakan metode pewarnaan alcian blue (AB) pH 2,5, sedangkan distribusi KN menggunakan metode pewarnaan periodic acid Schiff (PAS). Distribusi KA dan KN dianalisis secara deskriptif, sedangkan intensitas hasil pewarnaan KA dan KN dinilai dengan metode scoring, dengan skor intensitas warna kuat (+++), sedang (++), lemah (+), dan tidak ada reaksi (-). Hasil penelitian menunjukkan distribusi KA dan KN dengan intensitas kuat (+++) ditemukan pada kelenjar esofagus ayam kampung dan itik muskovi dan KN terdapat pada lamina epitelia esofagus dan tembolok itik muskovi dengan intensitas lemah (+), sementara KA tidak terdeteksi pada lamina epitelia ayam kampung. Pada lamina propria, tunika (lapisan) submukosa dan tunika serosa esofagus dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi, KA dan KN terdeteksi positif lemah (+) hingga sedang (++). Kandungan KA lebih tinggi dibandingkan KN pada kelenjar esofagus yang terdapat pada esofagus dan tembolok kedua unggas. Jaringan ikat yang terdapat pada lamina propria, submukosa dan tunika serosa esofagus dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi, KA dan KN terdeteksi lemah (+), sedangkan pada tunika muskularis, keduanya tidak terdeteksi. Simpulan penelitian bahwa esofagus dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi mengandung KA dan KN dengan distribusi yang sama, namun kandungan kedua karbohidrat tersebut sedikit berbeda.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Jalaluddin, Aryani Hanjani Harahap, Febri Zakhratul Amalia, Hamny Sofyan, Mustafa Sabri, Zainuddin Zainuddin, Lailia Dwi Kusuma Wardhani, Mudhita Zikkrullah Ritonga, Dian Masyitha, Erdiansyah Rahmi, Sri Wahyuni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
This journal applies the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Under this license, authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The published articles are freely available and can be:
-
Shared – copied and redistributed in any medium or format.
-
Adapted – remixed, transformed, and built upon for any purpose, even commercially.
Conditions:
-
Attribution – Appropriate credit must be given to the original author(s) and the source (the journal), a link to the license must be provided, and indication of any changes made must be included.
-
No additional restrictions – The licensor cannot apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting and publishing in this journal, authors agree to make their work available under the CC BY 4.0 License.
For more details, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/


