PERFRORMANS DAN KERAGAMAN FENOTIPIK DIMENSI TUBUH SAPI BALI BETINA DI KOTA DENPASAR
Keywords:
female bali cattle, performance, coefficient of variation, ( sapi bali betina, performans, koefisien keragama)Abstract
Morphological traits serve as a critical parameters for evaluating the productivity
alongside suitability of female Bali cattle as breeding stock. The variations in body dimensions
that occur in every age group reflects the growth conditions and the level of uniformity in a
livestock population. This research was conducted in Denpasar, initially to evaluate the
performance and the coefficient of variation of body dimensions of female cattle, as well as
their complience with the Indonesian National Standard (SNI 7651-4:2023). The research was
carried on by using a measurement method on female Bali cattle grouped based on dental age,
namely, I0,I1,I2,I3, and I4. Parameters observed included shoulder height, body length, and chest circumference. Data analysis was performed descriptively to obtain the mean, standard
deviation, and coefficient of variation. The results indicate that the average dimensions of
female Bali cattle body are lower than SNI 7661-4:2023.The CV (Coefficient of Variation)
value for the performance of body dimensions in female Bali cattle across all age groups is low
(<15%), pointing to a homogeneous livestock population. The conclusion is that the
performance of body dimensions of female Bali cattle in Denpasar has not entirely met the
Indonesian National Standard (SNI 7561-4:2023)
ABSTRAK
Dimensi tubuh menjadi indikator krusial untuk menilai performans serta kesesuaian sapi
bali betina sebagai ternak bibit. Variasi dimensi tubuh yang terjadi pada setiap kelompok umur
mencerminkan kondisi pertumbuhan dan tingkat keseragaman populasi ternak. Penelitian ini
dilaksanakan di Kota Denpasar dengan tujuan mengevaluasi performans dan koefisien
keragaman dimensi tubuh sapi bali betina serta kesesuaiannya dengan Standar Nasional
Indonesia (SNI 7651-4:2023). Penelitian dilakukan menggunakan metode pengukuran pada
sapi bali betina yang diklasifikasikan berdasarkan umur gigi, yaitu I0, I1, I2, I3, dan I4.
Parameter yang diamati mencakup tinggi pundak, ukuran panjang badan, dan lingkar dada.
Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh rataan, standar deviasi, dan
koefisien keragaman. Dapat disimpulkan hasil pengukuran performans dimensi tubuh
menunjukkan bahwa rataan dimensi tubuh sapi bali betina sebagian besar lebih rendah
dibandingkan dengan SNI 7651-4:2023. Nilai KK ukuran morfometrik sapi bali betina di
seluruh tingkatan usia rendah (<15%), yang menunjukkan populasi ternak homogen.