PENGARUH TINGKAT NAUNGAN TERHADAP HASIL ASOSIASI Pennisetum purpureum cv. Mott DENGAN Centrosema pubescens PADA PEMOTONGAN KEDUA

Authors

  • F. K. Saragih PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Author
  • N. M. Witariadi. PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Author
  • I W. Wirawan PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Author

Keywords:

plant association, Centrosema pubescens, forage, Pennisetum purpureum cv. Mott, shade levels, (asosiasi tanaman, Centrosema pubescens, hijauan pakan, Pennisetum purpureum cv. Mott, tingkat naungan)

Abstract

Forage is one of the important factors in the life of ruminants that determines the success of a livestock business, so that the availability of sufficient forage, both in quantity and quality, needs attention to increase the productivity of ruminants. This study aims to determine the effect of shade levels on the yield of the association between Pennisetum purpureum cv. Mott and Centrosema pubescens at the second cutting and to determine the optimal shade level. The study was conducted in Sading Village, Mengwi Subdistrict, Badung Regency from January to March 2025, using a completely randomized design (CRD) with four shade level treatments: N0 = 0% shade; N1 = 20% shade; N2 = 40% shade; and N3 = 60% shade, with each treatment replicated seven times. The variables observed included: dry leaf weight, dry stem weight, total dry forage weight, dry root weight, the ratio of dry leaf weight to dry stem weight, and the ratio of dry leaf weight to total dry forage weight. The results of the study showed that the level of shade significantly (P<0.05) reduced the dry weight of all variables observed. The 0% shade treatment (N0) produced the highest dry weight (leaves, stems, roots, and total forage), as well as the maximum ratio of dry weight of leaves to dry weight of stems. Based on the research results, it can be concluded that higher shading levels reduce the yield of the association between Pennisetum purpureum cv. Mott and Centrosema pubescens, and 0% shading provides the best results. Translated with DeepL.com (free version).

ABSTRAK

Hijauan pakan merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan ternak ruminansia yang menentukan keberhasilan suatu usaha peternakan, sehingga ketersedian hijauan yang cukup, baik kuantitas maupun kualitas perlu mendapat perhatian untuk meningkatkan produktivitas ternak ruminansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat naungan terhadap hasil asosiasi Pennisetum purpureum cv. Mott dengan Centrosema pubescens pada pemotongan kedua. Penelitian dilaksanakan di Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung pada bulan Januari - Maret 2025, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan tingkat naungan, yaitu: N0 = naungan 0%; N1 = naungan 20%; N2 naungan 40%; dan N3 = naungan 60%, dan masing-masing perlakuan diulang tujuh kali. Variabel yang diamati, meliputi: berat kering daun, berat kering batang, berat kering total hijauan, berat kering akar, nisbah berat kering daun dengan berat kering batang, dan nisbah berat kering total hijauan dengan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat naungan nyata (P<0,05) menurunkan hasil berat kering pada semua variabel yang diamati. Perlakuan naungan 0% (N0) menghasilkan berat kering (daun, batang, akar, dan total hijauan) tertinggi, serta nisbah berat kering daun dengan berat kering batang dan nisbah berat kering total hijauan dan berat kering akar yang maksimal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat naungan, dapat menurunkan hasil asosiasi Pennisetum purpureum cv. Mott dengan Centrosema pubescens dan naungan 0% memberikan hasil terbaik.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • F. K. Saragih, PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

  • N. M. Witariadi., PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

  • I W. Wirawan, PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

Published

2025-10-20