Resistansi Antibiotik pada Escherichia coli Asal Monyet Ekor Panjang di Taman Rekreasi Gua Monyet Tenau Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.19087/Keywords:
Long-tailed macaque, Escherichia coli, antibiotics, antibiotic resistanceAbstract
Monyet ekor panjang termasuk dalam kelompok primata yang dikategorikan sebagai Vulnerable (VU) atau spesies dengan risiko kepunahan yang tinggi, sehingga memerlukan perlindungan khusus terhadap habitatnya. Salah satu habitat monyet ekor panjang berada di Taman Rekreasi Gua Monyet Tenau, Kota Kupang. Kedekatan lokasi ini dengan kawasa\n permukiman dapat meningkatkan potensi penularan penyakit zoonosis dari satwa liar ke manusia. Escherichia coli (E. coli) adalah bakteri flora normal saluran pencernaan manusia, hewan peliharaan dan satwa liar. Namun, beberapa strain bakteri E. coli dapat bersifat patogen. Antibiotik golongan beta-laktam dan aminoglikosida diketahui efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri, tetapi penggunaan yang tidak rasional dapat memicu terjadinya resistansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi resistansi E. coli terhadap ampisilin, amoksisilin dan gentamisin yang diisolasi dari feses monyet ekor panjang di lokasi tersebut. Sejumlah 30 sampel feses diambil secara random sampling, kemudian dianalisis melalui isolasi bakteri, pewarnaan Gram, uji biokimia (KOH, katalase, IMViC), serta uji resistansi antibiotik dengan metode Kirby-Bauer. Kategori resistansi ditentukan berdasarkan standar diameter zona hambat menurut Clinical and Laboratory Standards Institute (CLSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57% sampel feses positif mengandung E. coli, dengan tingkat resistansi terhadap ampisilin sebesar 76,47%, amoksisilin 70,58% dan gentamisin 0%, menunjukkan tidak ada resistansi terhadap antibiotik tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat tingkat resistansi yang tinggi terhadap antibiotik ampisilin dan amoksisilin, sedangkan antibiotik gentamisin masih sensitif terhadap bakteri E. coli pada monyet ekor panjang di Taman Rekreasi Gua Monyet Tenau, Kota Kupang. Perlu dilakukan uji lanjutan terhadap bakteri E. coli asal monyet ekor panjang untuk mengetahui patogenisitas bakteri tersebut dengan menggunakan uji hemolisis pada Blood Agar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Anjelina Kapi Paka, Novalino Harold Geoffrey Kallau, Fhady Risckhy Loe (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
This journal applies the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Under this license, authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The published articles are freely available and can be:
-
Shared – copied and redistributed in any medium or format.
-
Adapted – remixed, transformed, and built upon for any purpose, even commercially.
Conditions:
-
Attribution – Appropriate credit must be given to the original author(s) and the source (the journal), a link to the license must be provided, and indication of any changes made must be included.
-
No additional restrictions – The licensor cannot apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting and publishing in this journal, authors agree to make their work available under the CC BY 4.0 License.
For more details, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/


