Peran Akta Penegasan dalam Pendirian Perseroan Terbatas Perorangan dalam Kaitannya dengan Doktrin Piercing the Corporate Veil

Penulis

  • Rafika Amalia Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Nasional Penulis
  • Ni Ketut Elly Sutrisni Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Nasional Penulis
  • Gede Bagus Ari Rama Faculty of Law Pendidikan Nasional University Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/AC.2025.v10.i03.p10

Kata Kunci:

Akta Penegasan; Perseroan Perorangan; Piercing the Corporate Veil

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran notaris dalam membuat akta penegasan untuk menjamin kepastian hukum pada perseroan perorangan dan kaitannya dengan doktrin piercing the corporate veil. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif, yaitu dengan menerapkan pendekatan perundang-undangan dan melakukan analisis konseptual terhadap asas-asas dan doktrin hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran notaris melalui akta penegasan notaris dapat membantu melengkapi dokumen pendirian Perseroan Terbatas Perorangan. Meskipun tidak wajib, dokumen ini memberikan kepastian hukum dan legitimasi tambahan. Akta ini dapat mempermudah proses bisnis, seperti pembukaan rekening bank, serta memperkuat posisi hukum perusahaan jika terjadi sengketa. Akta penegasan juga berfungsi sebagai alat bukti yang kuat untuk membuktikan kepatuhan terhadap formalitas korporasi, yang merupakan elemen penting dalam pertahanan terhadap doktrin piercing the corporate veil.

Biografi Penulis

  • Ni Ketut Elly Sutrisni, Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Nasional

    This study aims to analyze the role of notaries in making affirmation deeds to ensure legal certainty in individual companies and its relation to the doctrine of piercing the corporate veil. The research method used is normative legal research using a legislative approach and analysis of legal concepts. The result of this research is that the role of notaries through notary affirmation deeds can help complete the documents for the establishment of an Individual company. While not mandatory, this document provides additional legal certainty and legitimacy. This deed can simplify business processes, such as opening a bank account, as well as strengthen the company's legal position in the event of a dispute. The affirmative deed also serves as a powerful evidence tool to prove compliance with corporate formalities, which is an important element in the defense against the doctrine of piercing the corporate veil.

Unduhan

Diterbitkan

29-12-2025

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Peran Akta Penegasan dalam Pendirian Perseroan Terbatas Perorangan dalam Kaitannya dengan Doktrin Piercing the Corporate Veil. (2025). Acta Comitas : Jurnal Hukum Kenotariatan, 10(03), 585-599:. https://doi.org/10.24843/AC.2025.v10.i03.p10