Persepsi wisatawan serta masyarakat lokal terkait penerapan tri hita karana di pramana watu kurung resort ubud, gianyar

Authors

  • Ni Putu Sri Novi Antari Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana Author
  • Agus Muriawan Putra Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana Author
  • Agung Sri Sulistyawati Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/JKH.2024.v08.i01.p19

Keywords:

Tri Hita Karana, Persepsi Wisatawan, Persepsi Masyarakat, Pramana Watu Kurung Resort Ubud

Abstract

Dalam menghadapi situasi yang menuntut para pelaku usaha pariwisata untuk dapat terus menjalankan sektor ini kedepannya maka diperlukan upaya untuk pengembangan pariwisata dengan tetap memperhatikan situasi di sekitarnya baik itu dari segi lingkungan maupun sosial masyarakat. Salah satu upaya yang kini marak dikembangkan adalah penerapan pariwisata berkelanjutan yang secara langsung juga menyinggung hubungan 
antara manusia sebagai pelaku usaha dengan Tuhan, lingkungan sekitarnya, serta sesama manusia yang dikenal sebagai Konsep Tri Hita Karana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi dari wisatawan serta masyarakat lokal terkait dengan penerapan konsep Tri Hita Karana di Pramana Watu Kurung Resort Ubud. Informan ditentukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling, teknik penentuan sampel yang digunakan adalah Insidental Sampling dengan membagikan masing-masing 100 kuesioner kepada wisatawan serta masyarakat lokal di lingkungan sekitar lokasi hotel. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian di analisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif  serta Skala Guttman dalam pengolahan hasil kuesioner.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pramana Watu Kurung Resort Ubud telah menerapkan konsep Tri Hita Karana dengan cukup baik dengan hasil akhir penilaian 67,3% dari keseluruhan indikator telah diterapkan oleh pihak manajemen. Terkait dengan persepsi, dari sudut pandang wisatawan memiliki persepsi bahwa rata-rata indikator penilaian dari masing-masing variabel telah dilaksanakan dengan cukup baik, namun masih terdapat beberapa indikator yang belum terpenuhi seperti: tidak adanya sosialisasi terkait Tri Hita Karana pada wisatawan, tidak tersedianya fasilitas bagi wisatawan yang disabilitas, kurangnya penerangan di lingkungan hotel, dan beberapa indikator lainnya. Sementara dari sudut pandang masyarakat memiliki persepsi bahwa pihak hotel belum sepenuhnya menerapkan konsep Tri Hita Karana dengan baik khususnya dalam aspek Pawongan

Downloads

Published

2024-05-20

How to Cite

1.
Antari NPSN, Putra AM, Sulistyawati AS. Persepsi wisatawan serta masyarakat lokal terkait penerapan tri hita karana di pramana watu kurung resort ubud, gianyar. JKH [Internet]. 2024 May 20 [cited 2026 Aug. 20];8(1):316-27. Available from: https://ejournal4.unud.ac.id/index.php/jkh/article/view/2860

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 66

You may also start an advanced similarity search for this article.