Deteksi dan Karakterisasi Enterococcus sp., pada Daging Ayam di Pasar Tradisional di Kota Yogyakarta, Indonesia
Keywords:
Daging ayam, Deteksi, Enterococcus, Pasar tradisional, Enterococcus sp, daging ayam, pasar tradisional yogyakartaAbstract
Daging ayam merupakan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Namun, rentan terkontaminasi bakteri patogen, termasuk Enterococcus sp., yang berpotensi sebagai indikator kontaminasi fekal dan pembawa sifat virulensi serta resistansi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi Enterococcus sp., asal daging ayam dari tiga pasar tradisional di Kota Yogyakarta menggunakan metode mikrobiologi dan molekuler. Penelitian ini merupakan studi eksploratif awal (preliminary exploratory study) yang bertujuan untuk mengeksplorasi keberadaan dan karakteristik Enterococcus sp., pada daging ayam. Sebanyak 12 sampel daging ayam pedaging (broiler) bagian dada dikoleksi dari tiga pasar tradisional di Kota Yogyakarta. Isolasi dilakukan melalui tahap enrichment menggunakan Buffered Peptone Water, kemudian ditanam pada media selektif-diferensial AccuDia™ EF Agar. Koloni terpilih diuji secara biokimia (pewarnaan Gram, uji katalase, toleransi NaCl 6,5%, dan fermentasi glukosa serta laktosa). Penentuan spesies dilakukan dengan teknik koloni multiplex Polymerase Chain Reaction dan diteguhkan melalui sekuensing gen target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enterococcus sp., terdeteksi pada seluruh sampel yang dianalisis (12/12) dengan beberapa koloni menunjukkan variasi warna di luar petunjuk pabrik. Sebanyak 44 isolat terpilih memiliki karakter Gram positif berbentuk kokus, katalase negatif, toleran NaCl 6,5% serta mampu memfermentasi glukosa dan laktosa. Uji molekuler mengidentifikasi dua spesies utama, yaitu Enterococcus faecalis (27,3%) dan E. faecium (72,7%), yang terkonfirmasi melalui analisis sekuensing. Temuan ini menunjukkan adanya potensi kontaminasi E. faecalis dan E. faecium pada daging ayam yang diperdagangkan di pasar tradisional yang diamati dalam studi awal ini. Diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel lebih besar serta analisis gen resistansi dan virulensi untuk memperoleh gambaran risiko kesehatan masyarakat yang lebih komprehensif, sekaligus memperkuat upaya pengawasan higiene dan keamanan pangan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Hayuning Tyas, Halimah Atina Hikmah, Auffar Maghfi Baiquni, Yashinta Ira Palupi, Rosa Bekti Mahmudah, Deva Beylla Revanda, Fayruz Farah, Aisyah Syahalia Puanna Syifa, Morsid Andityas, Fatkhanuddin Aziz (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
This journal applies the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Under this license, authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The published articles are freely available and can be:
-
Shared – copied and redistributed in any medium or format.
-
Adapted – remixed, transformed, and built upon for any purpose, even commercially.
Conditions:
-
Attribution – Appropriate credit must be given to the original author(s) and the source (the journal), a link to the license must be provided, and indication of any changes made must be included.
-
No additional restrictions – The licensor cannot apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting and publishing in this journal, authors agree to make their work available under the CC BY 4.0 License.
For more details, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/


