Implementasi narrative marketing berbasis storynomic pada kampung wisata parakanceuri kabupaten purwakarta
DOI:
https://doi.org/10.24843/JKH.2026.v10.i01.p04Keywords:
Narrative marketing, Storynomic tourism, Pariwisata Berbasis Komunitas.Abstract
Perkembangan pariwisata berbasis pengalaman menekankan pentingnya narasi dalam meningkatkan daya tarik destinasi, khususnya desa wisata. Kampung Wisata Parakanceuri memiliki potensi lokal yang kuat, namun belum dioptimalkan melalui pemasaran berbasis cerita. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi narrative marketing dalam pengembangan storynomic tourism berbasis komunitas. Kajian teori mencakup narrative marketing, storytelling, dan storynomic tourism yang menekankan keterikatan emosional serta nilai ekonomi narasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan transformasi strategi pemasaran dari informatif teknis menjadi naratif emosional, didukung inovasi seperti FAQ berbasis cerita dan pemanfaatan media digital. Selain itu, terjadi peningkatan kapasitas SDM serta partisipasi masyarakat menuju model kolektif. Namun, kendala masih terdapat pada standarisasi dan dokumentasi narasi. Kesimpulannya, narrative marketing efektif meningkatkan daya tarik destinasi, namun memerlukan penguatan struktur narasi dan optimalisasi digital untuk keberlanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rezka Fedrina, Maudy Safitri Zaya, Fajar Aditya Nugroho, Firmansyah Nur Ramadhan, Prissy Rose (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


