Profil Hematologi Mencit Jantan pada Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Akar Alang-Alang (Imperata cylindrica L.)
Keywords:
akar alang-alang, hematologi, mencit, toksisitas akutAbstract
Alang-alang (Imperata cylindrica L.) merupakan tanaman herbal yang secara tradisional dimanfaatkan sebagai diuretik, antipiretik, dan hemostatik. Dalam beberapa penelitian terbaru, ekstrak akar alang-alang juga dieksplorasi sebagai kandidat agen antifertilitas untuk pengendalian populasi hewan secara non-invasif. Namun, informasi mengenai keamanan hematologis ekstrak ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil hematologi mencit jantan strain DDY pada uji toksisitas akut ekstrak etanol akar alang-alang. Sebanyak 28 ekor mencit jantan berusia delapan minggu dengan bobot badan 20-30 g dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol yang diberi Natrium carboxy methylcellulose (Na- CMC) 0,5%, serta tiga kelompok perlakuan yang diberi ekstrak etanol akar alang-alang dengan dosis 300, 900 dan 1500 mg/kgBB secara oral selama 14 hari. Analisis hematologi dilakukan pada hari ke-15 menggunakan Sysmex Automated Hematology Analyzer. Parameter yang dianalisis meliputi eritrosit (RBC, hemoglobin, hematokrit, MCV, MCH, MCHC, RDW-CV, RDW-SD), leukosit (WBC, limfosit, MID, granulosit), dan trombosit (PLT, MPV, PDW, PCT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 16 parameter hematologi yang dianalisis, sebagian besar parameter tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan (p>0,05). Nilai eritrosit, hemoglobin, hematokrit, leukosit total, dan trombosit tetap berada dalam rentang fisiologis normal pada seluruh kelompok. Namun, nilai Mean Corpuscular Volume (MCV) pada kelompok dosis 900 mg/kgBB (44,83 ± 4,11 fL) menurun secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol (50,37 ± 2,53 fL) dan dosis 300 mg/kgBB (50,56 ± 3,26 fL) (p<0,05). Selain itu, parameter MID meningkat secara signifikan pada dosis 900 mg/kgBB (0,43 ± 0,26 ×10³/µL) dibandingkan dosis 300 mg/kgBB (0,11 ± 0,11 ×10³/µL) (p<0,05). Parameter trombosit termasuk MPV, PDW, dan PCT tidak menunjukkan perubahan signifikan. Pola respons nonlinear yang diamati menunjukkan kemungkinan fenomena hormesis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol akar alang-alang hingga dosis 1500 mg/kgBB selama 14 hari tidak menunjukkan indikasi toksisitas hematologis sistemik pada mencit jantan, dengan perubahan terbatas pada dosis menengah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fauziah Rahmadini, Septiyani Septiyani, Rini Widyastuti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
This journal applies the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Under this license, authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The published articles are freely available and can be:
-
Shared – copied and redistributed in any medium or format.
-
Adapted – remixed, transformed, and built upon for any purpose, even commercially.
Conditions:
-
Attribution – Appropriate credit must be given to the original author(s) and the source (the journal), a link to the license must be provided, and indication of any changes made must be included.
-
No additional restrictions – The licensor cannot apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting and publishing in this journal, authors agree to make their work available under the CC BY 4.0 License.
For more details, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/


