Penerapan Fotogrametri Dalam Mengidentifikasi Arca Buddha Perunggu Di Museum Negeri Bali
Keywords:
Arca, Fotogrametri, Permodelan 3D, Konversi, FotografiAbstract
Fotogrametri merupakan teknologi yang dapat digunakan dalam bidang arkeologi untuk mengubah data dokumentasi fotografi ke dalam bentuk permodelan 3 dimensi. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari tahu tahapan-tahapan yang diperlukan dalam proses pengumpulan data fotografi hingga konversi permodelan 3 dimensi dan mengintepretasi permodelan 3 dimensi yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, studi pustaka, dan dokumentasi dengan metode analisis data berupa analisis kualitatif, analisis fotogrametri jarak dekat, analisis digital arkeologi, dan analisis komparasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa fotogrametri memerlukan proses yang cukup lama dalam mendokumentasikan data fotografi hingga proses konversi 3 dimensi. Banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam pengambilan data fotografi seperti pengukuran jarak kamera terhadap objek, kalibrasi kamera, konfigurasi kamera, warna latar belakang dan alas menyesuaikan kontras objek, dan pencahayaan yang merata. Dalam proses konversi, perlu diperhatikan tahapan-tahapan konversi agar tidak terjadi kerusakan data yang tidak disengaja. Di sisi lain, hasil permodelan 3 dimensi memberikan tekstur dan bentu arca yang sesuai dengan kondisi nyatanya. Permodelan 3 dimensi yang dihasilkan, dapat bermanfaat dalam bidang edukasi dan pariwisata, baik untuk pelajar, masyarkat awam, pemerintah, maupun instansi-instansi lainnya.
