Identifikasi Molekuler Spesies Anopheles dan Deteksi Plasmodium pada Anopheles Asal Muara Emil, Muara Enim, Sumatera Selatan
Keywords:
Anopheles, penanda spesies, ITS2, molekuler, surveilansAbstract
Anopheles adalah nyamuk tribus Anophelini yang berperan sebagai vektor malaria.
Identifikasi spesies dan parasit Plasmodium pada tubuh nyamuk berperan penting dalan mengidentifikasi rantai transmisi dan upaya surveilans pada daerah yang telah berstatus eliminasi malaria. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi keragaman Anopheles spp., secara morfologi maupun molekuler melalui analisis Internal Transcribed Spacer 2 (ITS2), serta mengidentifikasi agen malaria Plasmodium spp., dengan teknik molekuler. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan analisa laboratorium. Lokasi penelitian merupakan daerah yang telah mendapat sertifikat eliminasi Malaria di Desa Muara Emil Kabupaten Muara Enim. Dilakukan pemeriksaan morfologi dan molekuler dengan menggunakan penanda spesies Internal Transcribed Spacer 2 (ITS2) untuk mengidentifikasi spesies, dan deteksi Plasmodium spp menggunakan primer spesifik genus. Sampel nyamuk adalah hasil tangkapan tahun 2024 di Desa Mura Emil. Anopheles spp., utuh sebanyak 34 diambil dari stock penyimpanan. Besaran sampel berdasarkan populasi terbanyak, Sampel Anopheles (An.) sinensis 17 sampel, An. vagus 10 sampel, An. barbirostris tiga sampel, An. kochi tiga sampel, dan An. tessellatus dua sampel. Nyamuk diekstraksi dengan kit komersial untuk mendapatkan DNA murni. Pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) DNA dengan barcoding species internal transcribed spacer 2 (ITS2). Hasil elektroforesis positif bila pita terlihat pada 700 bp. Analisis sequencing dilakukan dengan teknik 1stBASE®. Data sequencing diperiksa dengan metode BLAST untuk mengidentifikasi spesies. Deteksi Plasmodium spp., dilakukan dengan teknik nested PCR. Lima spesies nyamuk Anopheles teridentifkasi secara morfologi dan molekuler, yakni An. vagus, An. barbirostris, An. kochi, An. sinensis, dan An. tessellatus. Tidak ditemukan Plasmodium spp., pada nyamuk sampel penelitian ini. Pemeriksaan morfologi dan molekular tidak dapat dipisahkan sebagai bagian dari pemeriksaan spesies nyamuk Anopheles. ITS2 sebagai barcoding DNA cukup efektif mengkonfirmasi pemeriksaan morfologi Anopheles.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dalilah, Gita Dwi Prasasty, Dwi Handayani, R Irpan Pahlevi, Sulfa Esi Warni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
This journal applies the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Under this license, authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The published articles are freely available and can be:
-
Shared – copied and redistributed in any medium or format.
-
Adapted – remixed, transformed, and built upon for any purpose, even commercially.
Conditions:
-
Attribution – Appropriate credit must be given to the original author(s) and the source (the journal), a link to the license must be provided, and indication of any changes made must be included.
-
No additional restrictions – The licensor cannot apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting and publishing in this journal, authors agree to make their work available under the CC BY 4.0 License.
For more details, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/


