Pemberian 10% Gel Putih Telur Ayam Ras Efektif sebagai Obat Penyembuh Alternatif Luka Operasi (Spaying) pada Kucing
DOI:
https://doi.org/10.19087/Keywords:
gel putih telur, penyembuhan luka, spaying kucing, konsentrasi gelAbstract
Sterilisasi pada hewan salah satunya dilakukan dengan prosedur bedah guna mencegah hewan bereproduksi dengan mengangkat organ reproduksi seperti indung telur (ovarium) dan/atau rahim (uterus) dan dikenal sebagai spaying. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas gel putih telur ayam ras dengan konsentrasi 10% dan 20% dalam mempercepat proses penyembuhan luka operasi spaying pada kucing. Metode penelitian menggunakan uji eksperimental dengan membagi kucing-kucing ke dalam empat kelompok perlakuan. Ada pun perlakuan yang diberikan adalah: 1) kelompok perlakuan yang diberikan gel putih telur 10%; 2) kelompok perlakuan yang diberikan gel putih telur 20%; 3) kelompok perlakuan yang diberikan gel pembawa; dan 4) kelompok kontrol positif yang diberikan antiseptik povidone iodine secara topikal pada sayatan luka operasi spaying. Kucing percobaan adalah kucing betina sehat dengan riwayat vaksinasi lengkap, berumur di bawah lima tahun dengan bobot badan 2-5 kg. Sebelum dioperasi spaying kucing dipuasakan selama4-6 jam dan selama operasi bedah berjalan kucing diinfus dengan NaCl. Obat bius yang digunakan adalah kombinasi Xylazine dan Ketamine dan operasi bedah mengikuti prosedur yang dikembangkan oleh World Small Animal Veterinary Association (WSAVA). Metode operasi pembedahan spaying yang diterapkan adalah Ventral midline laparotomy. Parameter yang diukur meliputi waktu penyembuhan luka dan sifat fisik gel. Data panjang luka operasi dihitung rata-ratanya serta dilakukan analisis statistika regresi linier mengaitkan antara waktu pengamatan dengan panjang luka. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan SPSS dan didukung menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan bahwa gel putih telur dengan konsentrasi 10% lebih efektif dalam mempercepat penyembuhan luka dibandingkan dengan konsentrasi 20% dan kelompok lain. Gel putih telur 10% juga memiliki karakteristik fisik yang mendukung keterpaduan dan adhesivitas pada permukaan luka. Simpulannya, gel putih telur ayam ras 10% dapat dijadikan alternatif pengobatan luka operasi dengan hasil yang optimal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rai Jaine Darmanta, Sedarmanto Indarjulianto, Agustina Dwi Wijayanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
This journal applies the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Under this license, authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The published articles are freely available and can be:
-
Shared – copied and redistributed in any medium or format.
-
Adapted – remixed, transformed, and built upon for any purpose, even commercially.
Conditions:
-
Attribution – Appropriate credit must be given to the original author(s) and the source (the journal), a link to the license must be provided, and indication of any changes made must be included.
-
No additional restrictions – The licensor cannot apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting and publishing in this journal, authors agree to make their work available under the CC BY 4.0 License.
For more details, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/


