Laporan Kasus: Efektivitas Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai Pengobatan Toksokariosis pada Kucing Peliharaan
DOI:
https://doi.org/10.19087/Keywords:
buah mengkudu, diare, kucing, Toxocara spAbstract
Toksokariosis adalah salah satu penyakit yang bersifat zoonosis yang disebabkan oleh cacing genus Toxocara dan sering dilaporkan menimbulkan masalah pada kucing. Banyak pendekatan terapi alternatif atau herbal pada kasus toksokariosis di lapangan sehingga perlu dievaluasi efektivitas dan toksisitasnya. Salah satunya adalah penggunaan ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia) yang memiliki senyawa tanin dan alakoid yang berisfat antihelmintik. Hewan kasus adalah kucing peliharaan brambut belang telon (calico), berjenis kelamin betina, berumur 3 tahun dengan bobot 2,1 kg. Kucing mengalami diare intermitten dengan frekuensi 6-7 kali per hari sejak tiga minggu yang lalu. Berdasarkan pemeriksaan fisik dengan inspeksi ditemukan rambut tampak kusam, mukosa mulut tampak sedikit pucat serta mukosa anus mengalami peradangan. Pemeriksaan kulit ditemukan turgor kulit melambat dengan perkiraan kucing telah mengalami dehidrasi 5% serta pemeriksaan auskultasi abdomen terdengar suara borborygmi yang terus menerus dan cepat. Pemeriksaan feses dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Secara makroskopis kucing mengalami diare dengan skor Fecal Consistency Scoring (FCS) yaitu 5/5. Secara mikroskopis dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Pemeriksaan kualitatif menggunakan metode apung ditemukan telur Toxocara sp. Pemeriksaan kuantitatif menggunakan metode Mc Master didapatkan hasil yaitu 3.400 EPG. Pemeriksaan darah lengkap menunjukkan bahwa kucing kasus mengalami leukositosis dan trombositopenia. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan klinis, dan hasil pemeriksaan penunjang dapat didiagnosis bahwa kucing kasus mengalami toksokariosis parah dengan prognosis dubius-fausta. Kucing kasus diobati dengan ekstrak buah mengkudu (M. citrifolia) sebanyak 100 mg/kg BB per hari selama 14 hari. Hasil pengobatan menunjukkan perkembangan yang membaik, ditandai dengan tidak ditemukan telur Toxocara sp., pada feses dan konsistensi feses mulai membaik menunjukkan skor FCS 3/5 dari sebelumnya 5/5. Ekstrak Mengkudu efektif membunuh cacing Toxocara sp., serta memperbaiki Fecal Consistency Scoring (FCS).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Olivia Okky Ardana, Putu Devi Jayanti, Putu Ayu Sisyawati Putriningsih (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
This journal applies the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Under this license, authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The published articles are freely available and can be:
-
Shared – copied and redistributed in any medium or format.
-
Adapted – remixed, transformed, and built upon for any purpose, even commercially.
Conditions:
-
Attribution – Appropriate credit must be given to the original author(s) and the source (the journal), a link to the license must be provided, and indication of any changes made must be included.
-
No additional restrictions – The licensor cannot apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting and publishing in this journal, authors agree to make their work available under the CC BY 4.0 License.
For more details, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/


