Isolasi dan Identifikasi Orthoavulavirus javaense Virulen pada Ayam Petelur di Pinrang, Sulawesi Selatan Berdasarkan Histopatologi dan Uji RT-PCR

Authors

  • Aulia Shafwana Author
  • Andi Magfira Satya Apada Author
  • Andi Muh. Ichlasul Akmal Author
  • Anak Agung Putu Jhoni Wahyuda Author
  • Zainal Abidin Kholilullah Author
  • Baso Yusuf Author
  • Rasdyanah Rasdyanah Author
  • Muhammad Mufli Nur Author
  • Abdul Wahid Jamaluddin Author
  • Adryani Ris Author
  • Fedri Rell Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 10, Tamalanrea, Makassar. Sulawesi Selatan fedrirell@unhas.ac.id Author

DOI:

https://doi.org/10.19087/

Keywords:

Orthoavulavirus javaense, unggas, RT-PCR, Histopatologi, penyakit tetelo Newcastle Disease (ND)

Abstract

Orthoavulavirus Javaense penyebab penyakit tetelo atau Newcastle disease (ND) yang sering menyerang peternakan unggas dengan angka mortalitas dan morbiditas yang cukup tinggi. Monitoring Penyakit tetelo (ND) pada unggas perlu dilakukan untuk mengetahui situasi penyakit di peternakan sebagai tindakan awal dalam pencegahan dan pengendalian terhadap kasus kematian unggas akibat Penyakit tetelo (ND). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi virus Orthoavulavirus javaense virulen pada salah satu peternakan ayam petelur di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Indonesia. Sampel sebanyak 5 akor ayam petelur (layer hen) yang menunjukan gejala tortikolis.  Virus Orthoavulavirus javaense dideteksi menggunakan reverse transcripton-polimerase chain reaction (RT-PCR) konvensional dengan menggunakan satu pasang primer yang menangkap gen penyandi daerah pemotongan protein F dengan gambaran histopatologi untuk mengetahui derajat kerusakannya. Sampel organ berupa otak, paru-paru, limpa, proventriculus, dan caeca tonsil dimasukkan ke dalam collection tube berisi neutral buffered formalin (NBF) 10% untuk pembuatan preparat histopatologi. Sebagian organ paru-paru dimasukkan ke dalam viral transport media (VTM) untuk uji RT-PCR. Hasil deteksi menggunakan metode RT-PCR menunjukan adanya pita (band) berukuran 356 bp dari masing-masing sampel. Gambaran histopatologi menunjukan kerusakan pada beberapa organ seperti perivascular cuffing dan intracytoplasmic inclusion body otak, serta nekrosis di beberapa organ seperti di alveoli, limfoid, proventrikulus, serta di caecal tonsil. Berdasarkan hasil RT-PCR kelima sampel unggas positif terinfeksi virus Orthoavulavirus javaense yang virulen dengan gambaran histopatologi yang bervariasi yang menunjukan perubahan yang menciri pada kasus Penyakit tetelo (ND). Peningkatan biosekuriti dan vaksinasi pada peternakan ayam petelur perlu dilakukan untuk menekan kemungkinan penyebaran yang lebih luas dalam dan keluar peternakan.

Downloads

Published

2026-06-20

Issue

Section

Articles

Similar Articles

11-20 of 29

You may also start an advanced similarity search for this article.