Pemberian Jus Buah Crescentia cujete Menurunkan Kondisi Hiperglikemia dan Mendorong Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Diabetik
DOI:
https://doi.org/10.19087/Keywords:
antihiperglikemik, diabetes mellitus tipe 2, buah berenuk atau Crescentia cujete, penyembuhan luka diabetikAbstract
Diabetes mellitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia persisten akibat resistansi insulin, yang sering kali menyebabkan komplikasi seperti gangguan penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antihiperglikemik dan efek penyembuhan luka dari jus buah berenuk atau Crescentia cujete L. pada tikus diabetes mellitus tipe 2. Sebanyak 25 ekor tikus jantan jenis Sprague Dawley dibagi menjadi lima kelompok perlakuan yaitu kontrol normal, kontrol diabetes, kontrol positif (akarbosa 50 mg/kg BB), dan kelompok perlakuan yang menerima jus buah C. cujete dengan dosis 250, 500, atau 750 mg/kg BB. Kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 pada hewan coba tikus putih diinduksi menggunakan streptozotosin nikotinamid. Perlakuan diberikan secara oral selama 14 hari. Kadar glukosa darah puasa dan dua jam setelah makan (postprandrial) diukur menggunakan glukometer pada hari ke-0, 5, 12, dan 19, sementara penyembuhan luka secara makroskopik diamati setelah dilakukan sayatan kulit pada kaki belakang sepanjang 2 cm pada hari ke-5. Hasil penelitian menunjukkan dosis 250 dan 500 mg/kg bb secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah, dan semua dosis meningkatkan penutupan luka, dengan dosis 250 mg/kg BB menunjukkan persentase penyembuhan luka tertinggi. Efek ini timbul berasal dari kandungan fitokimia buah berenuk seperti flavonoid, saponin, tanin dan alkaloid. Dapat disimpulkan jus buah C. cujete menunjukkan potensi yang bagus sebagai terapi herbal yang terjangkau untuk mengendalikan hiperglikemia dan meningkatkan penyembuhan luka pada penderita diabetes mellitus tipe 2.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Teodhora Teodhora, Laras Lestari, Ainun Wulandari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
This journal applies the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Under this license, authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The published articles are freely available and can be:
-
Shared – copied and redistributed in any medium or format.
-
Adapted – remixed, transformed, and built upon for any purpose, even commercially.
Conditions:
-
Attribution – Appropriate credit must be given to the original author(s) and the source (the journal), a link to the license must be provided, and indication of any changes made must be included.
-
No additional restrictions – The licensor cannot apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting and publishing in this journal, authors agree to make their work available under the CC BY 4.0 License.
For more details, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/


