Ekspresi Cytokeratin-14 pada Kesembuhan Luka Sayat (Incisi) pada Kulit Kucing yang Diberi Plasma Kaya Trombosit Heterolog Asal Sapi
Keywords:
Cytokeratin-14 (CK14), plasma kaya trombosit (PKT), kucing, penyembuhan luka sayat (incisi), re-epitelisasiAbstract
Plasma kaya trombosit (PKT) merupakan sumber faktor pertumbuhan yang berperan penting dalam mempercepat regenerasi jaringan dan penyembuhan luka melalui stimulasi aktivitas seluler. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian PKT heterolog asal sapi terhadap ketebalan epitel dan ekspresi Cytokeratin-14 (CK14) pada luka sayat (incisi) kulit kucing. Penelitian ini menggunakan enam ekor kucing jantan lokal berusia 1-2 tahun dengan bobot badan 3-4 kg yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan (KI) yang diberi PKT heterolog dan kelompok kontrol (KII) tanpa PKT. Kedua kelompok, luka sayatnya dirawat dengan moist dressing. Plasma kaya trombosit disiapkan secara manual dari darah sapi menggunakan metode double centrifugation dan diberikan sebanyak 0,2 mL secara infiltrasi subkutan pada dasar luka sayat. Luka incisi sepanjang 4 cm dibuat pada area flank dan dijahit menggunakan pola simple interrupted. Perawatan luka dilakukan setiap hari menggunakan moist dressing untuk mempertahankan kelembapan lingkungan luka. Pada hari ke-14 pascabedah, dilakukan biopsi jaringan kulit untuk pemeriksaan histopatologi menggunakan pewarnaan hematoksilin-eosin dan imunohistokimia CK14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan KI (diberi PKT heterolog) memiliki ketebalan epitel yang lebih tinggi (48,10 ± 5,50 µm) dibandingkan perlakuan KII (39,67 ± 0,86 µm), meskipun tidak berbeda signifikan (P>0,05). Ekspresi CK14 pada perlakuan KI (diberi PKT heteroloog) tampak lebih kuat dan merata pada lapisan epidermis, folikel rambut, serta kelenjar kulit dibandingkan perlakuan KII. Temuan ini menunjukkan bahwa PKT heterolog asal sapi mampu meningkatkan aktivitas proliferasi keratinosit basal, mempercepat re-epitelisasi, serta menghasilkan struktur epidermis yang lebih terorganisasi dan mendekati kondisi jaringan normal. Dengan demikian, dapat disimpulkan PKT heterolog berpotensi sebagai terapi biologis regeneratif yang efektif dalam penyembuhan luka incisi pada kucing.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mumtaza Firsta Afdelia, Muslim Akmal, Syafruddin Syafruddin, Amiruddin Amiruddin, Erwin Erwin, Etriwati Etriwati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
This journal applies the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Under this license, authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The published articles are freely available and can be:
-
Shared – copied and redistributed in any medium or format.
-
Adapted – remixed, transformed, and built upon for any purpose, even commercially.
Conditions:
-
Attribution – Appropriate credit must be given to the original author(s) and the source (the journal), a link to the license must be provided, and indication of any changes made must be included.
-
No additional restrictions – The licensor cannot apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting and publishing in this journal, authors agree to make their work available under the CC BY 4.0 License.
For more details, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/


